Thursday, November 22, 2018

Laporan Membuat Telur Asin


BAB I
PENDAHULUAN
I.A. Latar Belakang
Telur asin adalah istilah umum untuk masakan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan (diberikan garam berlebih untuk menonaktifkan enzim perombak). Kebanyakan telur yang diasinkan adalah telur itik, meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Telur asin baik dikonsumsi dalam waktu satu bulan (30 hari).
Di Indonesia, terutama di pulau Jawa telur asin biasanya diproduksi dash telur bebek pelari (Anas platyrhynchos domesticus) yang memiliki ciri khas cangkang telur yang berwarna biru.
Panganan ini bersifat praktis dan dapat dipadukan dengan berbagai masakan misalnya nasi jamblang, dan nasi lengko, bahkan dapat pula dimakan tanpa nasi. Nelayan yang melaut atau orang yang bepergian untuk waktu lama biasa membawa telur asin untuk bekal.
Di Jawa Tengah, daerah Brebes dikenal sebagai penghasil utama telur asin. Industri telur asin di Brebes cukup meluas hingga tersedia berbagai pilihan kualitas telur asin. Masing-masing produsen memiliki cap sendiri-sendiri yang biasanya dapat dilihat pada kulit telur. Walaupun selera orang berbeda-beda, telur asin yang dinilai berkualitas tinggi memiliki ciri-ciri bagian kuning telur berwarna jingga terang hingga kemerahan, "kering" (jika digigit tidak mengeluarkan cairan), tidak menimbulkan bau amis, dan rasa asin tidak menyengat.
Di Jawa Timur juga mulai banyak menjual berbagai jenis telur asin, mulai yang original sampai yang rasa-rasa, ada juga telur asin yang warna kuningnya kemerah-merahan, ada juga telur asin organik dan telur asin herbal yang mulai ramai produksi di Kecamatan Singojuruh Kab. Banyuwangi.
I.B. Tujuan Penulisan
Tujuan dari Penulisan Laporan pembuatan telur asin ini adalah:
1.      Untuk menambah wawasan tentang cara membuat telur asin.
2.      Melaksanakan tugas kelompok pelajaran SBK semester 1, 
I.C. Ruang Lingkup Bahasan
Ruanglingkup bahasan dalam tulisan ini adalah:
1.      Alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat telur asin.
2.      Cara pembuatan telur asin.


BAB II
PEMBAHASAN
II.A. Alat dan Bahan Pembuatan Telur Asin
Telur asin, siapakah diantara Anda yang tidak tahu tentang telur asin. Telur ini terbuat dari telur bebek dan memiliki rasa gurih dan asin yang membuatnya jadi kegemaran bagi penikmatnya. Telur asin adalah salah satu makanan yang diawetkan sehingga bisa disimpan sampai berhari-hari tanpa kuatir jadi basi. Di samping rasanya yang menggoda lidah, telur asin juga mengandung banyak gizi yang lengkap dan kandungan mineral juga kalsium yang baik dan berguna bagi kesehatan tubuh, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam proses pertumbuhan. Sebelum diasinkan telur ini memang sudah mengandung gizi, dan dengan mengawetkannya maka gizi pada telur asin akan meningkat hingga 2 kali lipat.
Telur asin ini enak dan cocok disajikan dengan berbagai macam hidangan lainnya. Anda tidak perlu bingung menyajikan telur asin dengan apa. Selain sebagai pelengkap hidangan, Anda juga bisa menyantap telur asin sebagai camilan sehat. Terutama bila Anda sedang mengadakan perjalanan panjang. Maka cukup dengan membawa telur asin, Anda tidak perlu repot membawa makanan lainnya, karena sifat telur asin yang awet dan tahan lama. Jadi tidak salah lagi jika telur asin adalah makanan yang praktis dan nyaman, karena bisa dimakan kapanpun dan di mana saja.
Penjualan telur asin mudah diperoleh dan telah banyak dijumpai di setiap kota. Ada banyak juga daerah penghasil telur asin. Di Indonesia tepatnya Brebes, Jawa Tengah adalah penghasil telur asin yang terbaik. Sudah sejak setengah abad yang lalu, telur asin khas Brebes ini diproduksi. Saat ini bahkan industri telur asin di Brebes ini telah meluas dan juga menyediakan berbagai macam pilihan rasa dan kualitas telur asin. Memang jauh lebih mudah bila membeli telur asin, tapi tidak ada salahnya jika Anda mencoba membuat telur asin sendiri di rumah. Karena Anda bisa membuat sendiri rasa telur asin yang sesuai dengan selera Anda.
Dan bahan untuk membuat telur asin yang harus kita siapkan adalah:
·         1 bh ember
·         1 l air
·         500 g garam
·         12 butir telur bebek
·         4 buah batu bata(hancurkan hingga benar-benar lembut).
II.B. Cara Pembuatan Telur Asin
Setelah semua bahan tersedia maka selanjutnya kita siap untuk melanjutkan pada tahap pembuatan telur asin, dan tahap pembuatan telur asin adalah sebagai berikut:
1.      Rendam telur dalam air selama 2 menit. Jika ada telur yang mengapung, buang saja, karena telur tidak bagus.
2.      Kemudian bersihkan telur hingga bersih. Hati-hati saat membersihkannya agar kulit telur tidak pecah atau retak.
3.      Anda bisa memilih untuk mengamplasnya atau tidak. Cara ini dilakukan agar garam dapat lebih mudah meresap karena pori-pori telur terbuka. Keringkan telur.
4.      Campurkan remukan bata yang sudah benar-benar halus dengan air. Aduk rata. Jangan sampai encer. Bentuk hingga seperti pasta.
5.      Masukkan garam. Aduk lagi. Anda bisa mengaduknya menggunakan tangan atau spatula.
6.      Lumuri telur dengan tanah sampai menggumpal seperti tanah liat atau batu. Kira-kira hingga ketebalan mencapai 3 cm.
7.      Masukkan dalam ember satu per satu.
8.      Taburi lagi telur yang sudah dilumuri tanah dengan batu bata lagi secukupnya.
9.      Diamkan selama 14 hari.
10.  Setelah proses selesai. Rebus telur dengan api kecil. Jangan sampai air mendidih agar tidak merusak telur. Rebus selama 1 jam.
11.  Bisa juga dengan cara dikukus dengan waktu yang sama.
12.  Telur asin siap disajikan.
13.  Cara membuat telur asin menggunakan batu bata bisa Anda ganti dengan menggunakan abu gosok. Hanya perlu mengganti batu bata dengan abu gosok. Cara membuat nya sama saja.

  
BAB III
PENUTUP
III.A. Kesimpulan
Kandungan sodium dari sebutir telur asin kemudian cukup tinggi yaitu 397 mg. Dan dalam 1 butir telur asin, terdapat beragam nutrisi sebagai berikut:
·         137 kalori
·         10,23 gr lemak
·         656 mg kolesterol
·         165 mg potasium
·         1,08 gr karbohidrat
·         9,51 gr protein
Kelebihan telur asin dibanding telur ayam atau bebek adalah lebih kaya kalsium, zat besi, dan garam inorganik lainnya. Oleh sebab itu tak heran bila ada ayang memanfaatkan telur asin sebagai suplemen kalsium dan zat besi.
III.B. Saran
Membuat telur asin bisa menjadi salah satu cara dalam menambah penghasilan, dengan membuat telur asin selain kita bisa mendapatkan manfaat saat mengkonsumsinya kita juga bisa mendapatkan peluang usaha dengan menjadikan telur asin sebagai bisnis.



Lampiran












1 comment:

POSTER PLANTAE